Minggu, 03 Juni 2012

MENJAGA KEBERSIHAN  DI
LINGKUNGAN SEKOLAH

            Seringkali kita mendengar slogan-slogan di berbagai tempat terutama di sekoloah, yang isinya mengajak kita untuk menjaga kebersihan lingkungan.

            Akan tetapi slogan tadi tidak kita pedulikan, slogan tadi fungsinya hanya seperti hiasan belaka tanpa ada isinya, padahal isi dari sebuah slogan sangat penting bagi kita. Banyak slogan yang mengajak kita untuk menjaga kebersihan, tapi apa kenyataannya? Siswa masih membuang sampah sembarangan, selain ini siswa juga merobek-robek kertas dalam kelas dan bila memakan jajan di tempat A bungkusnya dibuangnya juga di tempat A, padahal di tempat-tempat tersebut telah disediakan tempat sampah.
            Tentu kita tidak mau sekolah kita menjadi kotor, kumuh dan penuh dengan sampah. Disamping itu sampah yang kita buang sembarangan tadi juga dapat mencemari lingkungan, baik di dalam kelas maupun di luar kelas dan juga dapat menyebabkan suasana belajar kita tidak nyaman.
            Demi tercapainya lingkungan yang ASRI perlu diadakan tindakan-tindakan yang bersifat mencegah dan mengatasi masalah yang ada. Tindakan-tindakan yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut :

  1. Guru selalu memberi contoh  bila membuang sampah selalu di tempatnya.
  2. Guru wajib menegur dan menasehati siswa yang membuang sampah sembarangan terutama pada saat siswa-siswi makan dan minum dalam kelas, bungkusnya ditaruh dalam glodok bangku.
  3. Mencatat siswa-siswi yang membuang sampah sembarangan pada buku saku/ buku pelanggaran.
  4. Membuat tata tertib baru yng isinya tentang pemberian denda terhadap siswa sebesar Rp 2.000 setiap melanggar 1 tata tertib sekolah.

Dengan tindakan-tindakan ini maka kebersihan sekaligus kedisiplinan akan tercapai, terutama tindakan nomor 4 yang paling bagus, karena siswa mau melakukan pelanggaran ini tidak berani dan mau melakukan pelanggaran itu juga tidak berani, karena kalau melakukan pelanggaran tersebut akan didenda, pada akhirnya kebersihan dan kedisiplinan, kepatuhan siswa terhadap tata tertibpun akan terjaga, selain itu juga dapat mengharumkan nama baik sekolah, karena diakui oleh masyarakat sekitar sekolah bahwa anak disekolah kita disiplin-disiplin dan patuh terhadap peraturan.
KEBERSIHAN SEKOLAH

          Seringkali kita melihat murid-murid yang membuang sampah sembarangan. Beberapa kali bapak ibu guru menasehati kepada murid-murid agar membuang sampah pada tempatnya, akan tetapi apa kenyataannya? murid-murid tidak mematuhinya.

          Tentu kita sebagai warga sekolah tidak mau melihat sampah berserakan dimana-mana. Sampah tadi juga dapat mencemari lingkungan sekolah baik di dalam kelas maupun diluar kelas selain itu juga dapat menjadikan suasana belajar kita tidak nyaman.

          Demi tercapainya lingkungan yang bersih dan nyaman untuk belajar kita, perlu sekali dilakukan tindakan yang bersifat mengajak kesadaran kita untuk menjaga kebersihan dan bersifat mengatasi masalah di atas. Tindakan-tindakan tersebut antara lain:

1.     siswa diharapkan mempunyai kesadaran dari hati nuraninya sendiri untuk menjaga kebersihan.
2.     petugas piket harus membersihkan kelas serta lingkungan sekitar.
3.     guru wajib menegur siswa yang membuang sampah sembarangan.
4.     mencatat pada buku pelanggaran.
5.     memberi sanksi tersendiri bagi siswa yang melakukan pelanggaran terutama membuang sampah sembarangan.

Dengan tindakan-tindakan tersebut  diharapkan mampu menyadarkan siswa untuk menjaga kebersihan. Kebersihan berpengaruh besar tehadap kesehatan maka dari itu kebersihan perlu dijaga.
 KEBERSIHAN RUMAH HARUS DI JAGA
Tahukah kamu seberapa sering kita membersihkan lingkungan rumah..? yang pasti sering tidaknya rumah di bersihkan kan itu merupakan aktivitas masing-masing perongan, jadi sering atau tidaknya kebersihan lingkungan rumah di jaga kan tergantung seberapa kotor rumah kita. Oleh karenanya biasa orang sering melihat rumah orang lain yang jarang di bersihkan tapi kan bukan berarti rumah tersebut kotor.
jadi semua itu tergantun apa yang kita lakukan di dalam rumah kita. Bayangkan jika tidak membersihkan rumah kita bisa-bisa virus ada dimana-mana tuh. Jadi hendaknya kita tidak lupa dengan isatana kita, agar tetap menjadi isatana, jangan keenakan nge blog ntar lupa bersih-bersih entah rumah atau kamar. hehe…gawat kalau kebiasaan ” Dapat menyebabkan ganggguan kemalasan dan kesehatan !!!”. Jangan hanya kesehatan komputer kamu atau blog kamu, tapi kesehatan kamu juga perlu dijaga. Nanti kalau kamu sakit gak bisa membersihkan virus komputer, membersihkan spam, wah bisa tambah gawat. Jadi mari kita selalu menjaga kebersihan Lingkungan rumah kita selalu..!!
Jadi sebaiknya jika kita benar-benar memiliki banyak aktivitas dan gak sempat untuk membersihkan lingkungan rumah. Setidaknya anda sempatkan membersihkan lingkungan rumah seminggu sekali. Atau sebelum tidur. Biar gak kotor-kotor amat kan gak enak istana jadi gubuk. ” Cara ini hanya berlaku rumah tidak berpembantu.!!!” klo ada pembantu ya gak apa-apa juga sih kita coba bersih-bersih rumah kita. Kan kasihan ijahnya? “yang lamanya juga gak papa”dalam hati, sorry yang namanya ijah. Enak kok bersih-bersih itu, soalnya bagian dari olah raga.
Aku sekeluarga tadi pagi sekitar jam 8 pagi habis membersihkan setelah makan pagi tentunya. Walau setiap hari kubersihkan, tapi aja yang namanya kotoran selalu ada. karena anakku akivitasnya macam-macam, biasa anak kecil. Jadi ku usahakan setiap minggu anakku ku ajak ikut bersih-bersih, ya belajar bersihsejak dini kan lebih baik. Bagi anda yang lupa bersih-bersih, segeralah bersihkan rumah anda. Karena “Kebersihan sebagian dari Iman”.
Program-program adiwiyata yang ada di sekolah
Program yang telah dibuat oleh tim adiwiyata juga dapat mengakibtkan siswa berfikiran kritis, logis, kreatif, da innovatif. Contoh yang mudah, Penanaman pohon yangdi lakukan tim adiwiyata dan siswa di harap membwa pohon untuk di tanam di sekitar sekolah.Dengan tujuan supaya lingkungan di sekitar sekolah menjadi sejuk dan terlihat lebih indah. Contoh mudah selanjutnya seperti yang ada di SMPN2 PROBOLINGGO, yaitu setiap kelas di wajiban untuk membuat salon yang terbuat dari kaleng kue, setiap kels di tuntut untuk iuran yang uangnya di gunakan untuk membeli keperluan membuat salon tersebut.
Pertama 1 sampah kemudian menjadi banyak dan menumpuk yang mangakibatkan banyak sarang nyamuk.
Resiko dari banyak nyamuk tersebut:
 - Siswa tidak dapat berkonsentasi belajar.
 - siswa bisa pula terkena gigitan nyamuk demam berdarah yang bisa mengakibatkan DBD
 - Bau ruang kelas tidak sedap
 - Siswa merasa tidak nyaman berada di dalam kelas
Kendala yang ke dua mengenai piket kelas setiap hari tidak dapat kita pingkiri, bahwa semua siswa pasti ada yang tidak bertanggung jawab, atas jadwal piketnya. Ruang kelas tidak terkontrol, sampah semakin menumpuk, belum lagi pasir-pasir di atas lantai yang terbawa oleh sepatu siswa. Mengapa kendala seperti ini sering terjadi??? Padahal sudah kewajiban kita untuk piket sesuai jadwalnya ini terjadi karena jurangnya kesadaran para siswa akan pentingnya kebersihan kelas. Yang ada di pikiran kita hanya pulang cepat, bermain, dll. Kapan kita bisa merubah kebiasaan kita itu. Padahal kita sudah mengerti hal-hal itu semua.
Sebaiknya kita bisa merubah perilaku kita yang dapat merugikan diri kita dan orang lain. Tumbuhkanlah rasa peduli terhadap sesama, dan yang harus kita ingat dengan kita melakukan perilaku baik yang sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan telah menjadikan pondasi bagi kita dan jadi kan pondasi itu menjadi semakin tinggi.Itu awal kita berfikiran dewasa. Lakukan sejak dini !!!
Peduli lingkungan di dalam kelas

Semua pasti tahu betpa pentingnya kebersihan di dalam kelas jika kita tidak peduli akan semua itu maka semua orang yang berada di dalamnya akan terkena resiko / dampaknya pula. Salah satunya di dalam kelas banyak nyamuk dan bau tidak sedap. Itu dapat menyebabkan belajar tidak nyaman. Salah satu contoh perbuatan yang sering di lakukan para siswa adalah membuang sampah di loker meja.

Jumat, 25 Mei 2012

kebersihan lingkungan


Kebersihan adalah keadaan bebas dari kotoran, termasuk di antaranya, debusampah, dan bau. Di zaman modern, setelah Louis Pasteur menemukan proses penularan penyakit atau infeksi disebabkan oleh mikroba, kebersihan juga berarti bebas dari virus,bakteri patogen, dan bahan kimia berbahaya.
Kebersihan adalah salah satu tanda dari keadaan higiene yang baik. Manusia perlu menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri agar sehat, tidak bau, tidak malu, tidak menyebarkan kotoran, atau menularkan kuman penyakit bagi diri sendiri maupun orang lain. Kebersihan badan meliputi kebersihan diri sendiri, seperti mandimenyikat gigimencuci tangan, dan memakai pakaian yang bersih.
Mencuci adalah salah satu cara menjaga kebersihan dengan memakai air dan sejenissabun atau deterjenMencuci tangan dengan sabun atau menggunakan produk kebersihan tangan merupakan cara terbaik dalam mencegah penularan influenza dan batuk-pilek.
Kebersihan lingkungan adalah kebersihan tempat tinggal, tempat bekerja, dan berbagai sarana umum. Kebersihan tempat tinggal dilakukan dengan cara melap jendela dan perabot rumah tangga, menyapu dan mengepel lantai, mencuci peralatan masak danperalatan makan (misalnya dengan abu gosok), membersihkan kamar mandi dan jamban, serta membuang sampah. Kebersihan lingkungan dimulai dari menjaga kebersihan halaman dan selokan, dan membersihkan jalan di depan rumah dari sampah.
Tingkat kebersihan berbeda-beda menurut tempat dan kegiatan yang dilakukan manusia. Kebersihan di rumah berbeda dengan kebersihan kamar bedah di rumah sakit, sedangkan kebersihan di pabrik makanan berbeda dengan kebersihan di pabrik semikonduktoryang bebas debu.